Jokowi Sosialisasikan Tax Amnesty Di Bandung

Hari ini Senin tanggal 8 Agustus, Presiden Joko Widodo kembali mensosialisasikan mengenai tax amnesty. Kota Bandung, Jawa Barat merupakan kota keempat yang dipilih oleh Jokowi setelah Surabaya, Medan, dan juga Jakarta. Jokowi memang sungguh menitikberatkan program tax amnesty (pengampunan pajak), sebagai instrumen untuk mendapatkan investasi baru dan juga dana segar.

Joko Widodo

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini dijadwalkan akan mensosialisasikan tax amnesty di Bandung pada pukul 16.00 WIB di Ballroom Hotel Intercontinental Bandung. Di Kota Bandung, Presiden akan didampingi oleh Ibu Negara Iriana, dan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani serta Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Nantinya, Jokowi turun langsung melakukan sosialisasi kepada seluruh para pengusaha di Kota Kembang tersebut.  Hal tersebut disampaikan oleh Bey Machmudin selaku Kepala Biro Pers Istana Kepresidenan. Selain nantinya memimpin secara langsung, Presiden pun juga akan memimpin langsung mengenai pengawasan dari pelaksaaan pengampunan pajak tersebut.

amnesti pajak

Jokowi menegaskan bahwa akan mengawasi sendiri mengenai tax amnesty. Nantinya Presiden akan membentuk task force dengan melibatkan BPKP dan juga intelijen, supaya kenyamanan tercipta akan wajib pajak yang nantinya datang ke kantor pajak maupun ke bank.

Pagi harinya, Jokowi sebelum bertolak ke Bandung, akan melakukan upacara Pelantikan Pamong Praja Muda Lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri Angkatan XXIII Tahun 2016. Pelantikan tersebut diselenggarakan di Graha Wiyata Praja Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Adapun jumlah Pamong Praja yang dilantik berjumlah 1.921.

Presiden menyampaikan bahwa kita harus mewujudkan Pamong Praja yang berkeinginan kerja untuk rakyat, bergotong royong, dan juga mau melayani rakyat bukan sebaliknya.

Danny Darussalam

Sementara itu, menurut Danny Darussalam sebagai pengamat perpajakan dari Universitas Indonesia menilai bahwa para Wajib Pajak saat ini masih dalam tahap mempelajari, dan mengonfirmasi. Menurutnya, tak akan memperlukan waktu lama untuk menuju tahap selanjutnya. Untuk tahap eksekusi, Danny memperkirakan bahwa akan terjadi pada pertengahan Agustus.

Danny menambahkan bahwa dalam kisaran satu bulan para Wajib Pajak mempelajari dan mencari tahu lebih detail mengenai informasi tax amnesty. Sehingga, diperkirakan bulan depan akan menjadi puncak masuknya dana pengampunan pajak tersebut.

Sekedar informasi, bahwa total harta yang dilaporkan sebesar Rp3,75 triliun. Dimana angka sebesar itu didapatkan dari 340 Wajib Pajak yang tersebar dari seluruh Indonesia. Sedangkan dari segi repatriasi dan deklarasi yang dilakukan oleh para Wajib Pajak, uang tebusan yang masuk ke kas dalam negara sudah mencapai angka Rp84,3 miliar. Hingga akhir bulan Juli, secara keseluruhan aset yang sudah dilaporkan melalui program tax amnesty ini baru mencapai Rp 1,78 triliun. Di hari itu juga, ada satu Wajib Pajak yang merepatriasi dananya ke Tanah Air mencapai Rp 458 miliar.